Walikota Khayalkan RSUD Gratis Kedua

BAROS – Belum genap setahun Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Mulk tipe D yang berlokasi di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Lembursitu. Kini, Walikota Sukabumi M Muraz sudah kembali mengkhayalkan pembangunan rumah sakit kedua di daerah Kecamatan Baros, tujuannya tiada lain untuk menjangkau atau mendekatkan akses kesehatan bagi masyarakat tidak mampu di pinggiran kota.

Keseriusan Muraz terlihat dengan sudah membelinya lahan sekitar 1,2 hektare di daerah Kecamatan Baros. Direncanakan lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit gratis kedua seperti halnya RSUD Al-Mulk Tipe D di Lembursitu.

“Memang kita sudah beli lahan tersebut, namun rencananya pembangunannya belum ditentukan. Kita lihat dulu evaluasi dari Rumah Sakit Al-Mulk,” ujar Muraz saat meninjau lokasi lahan tersebut.
Muraz mengaku saat ini rencana pembangunan rumah sakit gratis tersebut sedang dalam tahap pengkajian. Tentunya, tidak akan di tahun 2016 ini, karena pihaknya ingin memprioritaskan terlebih dahulu untuk mengembangkan RSUD Al-Mulk.

“Kalau sudah besar bisa dijadikan percontohan. Dan bisa merintis pembangunan RS kembali,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai rencana pembangunan rumah sakit gratis di Kecamatan Baros, Muraz mengaku sengaja memilih tempat yang  jauh dari RSUD Syamsudin. Itu dikarenakan untuk mengcover masyarakat Kota Sukabumi yang berada di pinggiran.

“Apalagi, sekarang wilayah Baros sudah padat penduduk,” katanya.
Sementara itu, Muraz juga tengah fokus mempersiapkan ruang kardiologi di RSUD Syamsudin. Dirinya ingin menjadikan ruang kardiologi terbaik se-Jawa Barat. Bahkan alat untuk bedah jantung pun akan menyediakan peralatan yang terbaik.

“Mudah-mudahan awal tahun 2016 nanti ruang jantung sudah mulai beroperasi,” katanya.
Tak tanggung, Pemerintah Kota Sukabumi akan membawa mantan dokter kepresidenan untuk ditempatkan di RSUD Syamsudin. Dokter tersebut sudah lama berpraktik di Eropa dan kini, pemkot mengajaknya untuk bergabung di sini. “Dia tidak melihat uang, tapi pengabdian,” pungkasnya. (bal/d)

Related

KOTA SUKABUMI 2217602197500503062

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item