SITU SUKARAME








Situ Sukarame adalah sebuah situ yang terletak di sebelah selatan kaki gunung Salak, tepatnya di kecamatan Parakansalak, kabupaten Sukabumi. Air di situ tersebut jernih, dan dikelilingi hutan damar, hutan pinus, dan kebun teh. Sukarame adalah tempat bertemunya 7 sungai, yakni sungai Cikahuripan, sungai Cisalada, sungai Citaman, sungai Cisarandi, sungai Cimaci, sungai Cipangelah, dan sungai Cisela. Tuan Hola, yaitu bangsa Belanda yang saat itu mempunyai ambisi untuk membendung sungai-sungai tersebut dimaksud dijadikan telaga untuk berlayar.

Sejarah

Situ Sukarame merupakan situ buatan yang mulai dibangun pada masa Hindia Belanda. Sukarame juga merupakan nama sebuah kampung yang ada di dekat situ Sukarame tersebut. Pada awalnya wilayah tersebut hanya berupa hutan rimba tanpa penduduk. Pertama kali menempati daerah tersebut yaitu Ama Sadarina, seorang pimpinan tentara Kerajaan Mataram yang bersembunyi karena diburu oleh kolonial Belanda. Sejak kedatangan Amma Sadarina tersebut, maka tempat tersebut menjadi ramai, karena Ama Sadarina membuka perguruan ilmu Kadigjayaan, hingga pada akhirnya tempat tersebut dikenal dengan sebutan kampung Sukarame.


Photo-Photo Alam Parakansalak Zaman Hindia Belanda:

Gunung Salak berdasarkan sebuah lukisan oleh Raden Saleh

Gunung Salak, dilihat dari arah Bogor


Gunung wayang abad 19-20

Kantor di Parakan Salak (kini adalah Gedong Patamon) dengan lonceng kapal tua (masa Hindia Belanda) Tapi kini tinggal kenangan


Perkebunan Teh Parakansalak (diambil pada tahun 1936 masa Hindia Belanda)


Daerah di dekat Perkebunan Teh Parakansalak (diambil pada tahun 1936 masa Hindia Belanda)


Merk Teh Parakansalak (Masa Hindia)


Merk dan dekorasi Pabrik Teh Parakan salak (Masa Hindia Belanda)



Seorang petani mengangkut hasil teh untuk dibawa ke pabrik (diambil pada Agustus 1935 lokasi : Jalan Parakan salak sekarang)

Related

WISATA SUKABUMI 9008324850931293812

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item