Gelar Pahlawan KH. Ahmad Sanusi Kembali Gagal




CITAMIANG – Pengangkatan gelar pahlawan nasional kepada KH. Ahmad Sanusi sepertinya harus kembali ditunda. Pasalnya, Dewan Gelar yang beranggotakan sejarawan belum mengabulkan usulan pemberian gelar nasional kepada salah satu pendiri pesantren Syamsul Ulum Kota Sukabumi ini.
 Tentunya hal tersebut membuat sejumlah elemen masyarakat termasuk para tokoh agama dan komunitas sejarah Kota Sukabumi kembali kecewa. Pasalnya, sejak pengusulannya 2008 lalu, pemberian gelar pahlawan nasional kepada Ahmad Sanusi terus ditolak.
“Kecewa pasti. Karena penantian untuk Kota Sukabumi memiliki pahlawan nasional kembali tertunda,” terang Ketua Komunitas Guru Sejarah, Dudung Koswara kepada Radar Sukabumi, kemarin (10/10).
 Diakuinya, sudah sepantasnya Ahmad Sanusi memiliki gelar pahlawan nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa saksi sejarah dan beberapa penghargaan yang pernah diraihnya. Bahkan menurutnya, Ahmad Sanusi termasuk salah satu tokoh yang turut serta memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia.
 “Katanya dulu pernah ada isu menyebutkan, bahwa Ahmad Sanusi pernah memohon ampun kepada pemerintahan Belanda. Sehingga itu mungkin menjadi penyebab ditolaknya gelar tersebut, tetapi menurut saya itu hanya gosip,” bebernya.
 Namun, meskipun kembali gagal. Pihaknya bersama para tokoh agama dan Persatuan Umat Islam (PUI) akan terus mengusulkan Ahmad Sanusi menjadi tokoh pahlawan nasional. Bahkan mungkin tidak hanya Ahmad Sanusi, ia juga akan mengusulkan Mr. R Syamsuddin untuk menjadi tokoh nasional. “Rencananya kita akan mengajak Prof. Nina Lubis dari UNPAD untuk kembali mengusulkan Ahmad Sanusi menjadi tokoh pahlawan nasional,” pungkasnya.
 Sementara itu, gagalnya pengusulan gelar pahlawan kepada KH. Ahmad Sanusi dinilai Ketua PUI Kota Sukabumi, Munandi Saleh akibat Pemkot Sukabumi dianggap kurang respon terhadap para pejuang dan tokoh di Kota Sukabumi. Bahkan bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakatnya.
 Sehingga, bisa dikatakan masyarakat Sukabumi tak peduli terhadap para pejuang yang telah membantu memerdekakan Sukabumi. “Hal itulah yang membuat sulitnya KH. Ahmad Sanusi untuk dijadikan sebagai pahlawan nasional. Karena pemerintah tidak sigap terhadap hal seperti ini,” kritiknya.
Namun untungnya saat ini kata Dia, masyarakat mulai melek dan mempedulikan tentang keberadaan para pahlawan dan menghargai jasa mereka. “Sekarang sih sudah ada sebagian warga Sukabumi yang peduli, meskipun belum serentak semua,” ucapnya.
 Oleh karena itu Munandi mengatakan, perlu adanya dukungan politis untuk membantu baik kota/kabupaten dari masyarakat maupun pemerintah terhadap Pemerintah Pusat mengusulkan KH. Ahmad Sanusi sebagai pahlawan nasional. Karena KH. Ahmad Sanusi fokusnya itu di Sukabumi bahkan sampai ke Jawa Barat. “Pendukungnya bukan hanya dari Sukabumi, tapi di Periyangan timur, barat dan tengah,” tuturnya.(wdy/jay/d)

#radarsukabumi

Related

KOTA SUKABUMI 4143540690477445465

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item