Chevron Geothermal Salak jadi Pendonor Darah Terbesar

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Chevron Geothermal Salak, Ltd. (CGS) merupakan pendonor darah terbesar di Sukabumi. Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, CGS menyumbangkan hampir 40 persen dari 1.200 labu darah yang dibutuhkan Kabupaten Sukabumi setiap bulannya. Hal ini disampaikan Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Titin Malikatun Andadari pada kegiatan rutin donor darah yang dilakukan CGS di fasilitas operasi pembangkit panas bumi yang berlokasi di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, kamis  (19/11).

“Setiap tiga bulan kita bisa mengandalkan pasokan dari Chevron. Labu darah yang kami dapatkan disalurkan untuk pasien rutin seperti talasemia dan untuk memasok bank darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi di Cibadak, dan RSUD Jampangkulon. Total ada tujuh rumah sakit yang beroperasi di Sukabumi dan semua kebutuhan labu darahnya dipasok dari kami,” jelas Titin.

Perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Sukabumi, menurutnya, juga sudah rutin melakukan aksi donor darah. Tapi labu darah yang terkumpul terbatas hanya sekitar 30-50 labu darah. “Pasokan labu darah terbesar kami dapatkan dari Chevron, di mana satu kali kegiatan saja, kami bisa mengumpulkan 300-400 labu darah,” paparnya.

Kegiatan donor darah yang dilaksanakan CGS kamis (19/11/15), diikuti 407 calon pendonor dan didukung 14 tenaga paramedis dan empat dokter PMI Kabupaten Sukabumi dengan target sedikitnya 360 labu darah. Ini adalah kali keempat CGS melakukan kegiatan donor darah pada tahun ini. Kegiatan pertama dilaksanakan pada Februari dengan 330 labu darah terkumpul, kemudian Mei yang mengumpulkan 300 labu darah, dan dilanjutkan pada Agustus dengan 255 kantung darah.

Terhitung sejak 2008 hingga Agustus 2015, Chevron telah memberikan sumbangan pasokan darah ke masyarakat melalui PMI Kabupaten Sukabumi dan Bogor sebanyak 6.888 labu darah.

General Manager Policy, Government and Public Affairs CGS, Paul Mustakim memastikan, kegiatan donor darah yang sudah menjadi bagian budaya Chevron akan terus rutin dilaksanakan. “Kami akan terus mengajak karyawan dan mitra kerja kami untuk partisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Aksi ini adalah bagian dari komitmen Chevron dalam peningkatan akses terhadap layanan kesehatan di sekitar wilayah operasi kami,” jelas Paul.

Upaya penggalangan donor darah massal kian digiatkan PMI Kabupaten Sukabumi untuk menambah ketersediaan labu darah. PMI Kabupaten Sukabumi membutuhkan labu darah 1.200 per bulannya, sementara yang terpenuhi baru 800 labu darah, atau kurang 400 labu darah per bulannya. Dari kebutuhan tersebut, sekitar 15 persen untuk pasien talasemia, sebanyak 50 persen untuk memasok bank darah dan sisanya disalurkan untuk rumah sakit yang memerlukan darah untuk operasi, seperti operasi caesar dan pendarahan pasca melahirkan, pasien kecelakaan, dan pasien gagal ginjal kronis. “Tercatat, ada 4.000 orang pendonor rutin di Sukabumi, dimana 10 persen-nya adalah karyawan dan mitra kerja CGS,” paparnya.

Ketua Perhimpunan Orangtua Penderita Talasemia (POPTI) Kabupaten dan Kota Sukabumi, Liviana Ridwan yang memiliki 151 anggota, sangat mengapresiasi aksi donor darah rutin yang dilaksanakan CGS. “Kami juga mengimbau masyarakat lainnya untuk bertoleransi melakukan donor darah untuk membantu pasien-pasien talasemia yang memang rutin membutuhkan pasokan darah. Satu orang pasien talasemia membutuhkan 4-6 labu darah setiap bulannya,” papar Liviana.

Selain di Kabupaten Sukabumi, Chevron juga secara rutin mengadakan kegiatan donor darah dari karyawan dan mitra kerja yang berada di wilayah Garut, Jakarta, Riau, dan Balikpapan. Jika ditotal setiap tahunnya, karyawan dan mitra kerja Chevron di Indonesia dapat menyumbangkan ribuan kantung darah bagi PMI. (*/nur)




#radarsukabumi

Related

KOTA DAN KABUPATEN 4132420563583150889

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item