Aksi Curanmor Babak Belur Dihakimi Warga


CISOLOK – Nahas sekali nasib LS (50), maksud hati membawa kabur sepeda motor merek Honda Revo Absolute warna hitam bernopol F 4555 VQ milik Mardi warga Kampung Bojong RT 01/02 Desa Cicadas Kecamatan Cisolok, malah babak belur dihakimi warga.
Menurut data yang dihimpun, pelaku yang awalnya berjumlah tiga orang yaitu LS, AA dan AS, sekitar pukul 09.00 WIB pagi hari, senin (13/11), menggondol motor milik Mardi di pinggir jalan yang pada saat itu dipakai oleh anaknya, Dian untuk pergi ke kebun. Melihat motor tak ada yang menuggu di pinggir jalan, tiga pelaku yang diketahui bersaudara itu langsung beraksi dan membawa kabur.
Namun memang nahas, saat ketiga pelaku yang diketahui warga Kampung Cinangga RT 01/06 Desa Suakan Kecamatan Bayah itu, terlihat oleh Hendra yang sedang mengaspal jalan. Motor yang dikendarai tiga pelaku tersebut tanpa kunci kontak. Sontak Firman pun curiga lalu melakukan pengejaran dengan warga lainnya.
Tiga palaku kabur ke kebun saat melihat warga yang mengejarnya. Dua pelaku berhasil kabur sementara LS digelandang ke Balai Desa Cicadas sampai akhirnya dibawa ke Polsek Cisolok.
Dari pengakuan sementara LS, ia terpaksa melakukan hal tersebut karena persoalan ekonomi.
Dirinya yang sehari-hari bekerja di galian emas mengaku sedang kekurangan uang untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari. “Di galian emas saat ini sedang sepi, padahal saya banyak kebutuhan untuk hidup,” akunya saat memberikan keterangan pada pihak penyidik.
Ia pun mengaku, jika curanmor tersebut merupakan kali pertama ia lakukan bersama kedua adiknya tersebut. Namun demikian, Kapolsek Cisolok AKP Deden Sulaiman melalui Kanit Reskrim Brig
Haryanto memaparkan, sejauh ini dirinya masih mendalami kasus tersebut. Pasalnya, masih ada dua tersangka lagi yang kabur. “Apalagi hasil koordinasi kami dengan Polsek Cikotok dan Polsek Bayah, LS ini telah banyak melakukan tindakan kriminal yaitu curamor di daerah Banten,” bebernya.
Untuk memastikan hal tersebut, ia bersama jajarannya saat ini melakukan pengumpulan barang bukti di daerah Banten serta melakukan pengejaran kepada dua pelaku yang melarikan diri. “Kami sedang mengumpulkan barang bukti untuk membuktikan hal tersebut. Karena kan di sini kami hanya menemukan bukti saat kejadian kemarin (senin 17/11/15)  saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk melakukan pengejaran kepada dua pelaku yang melarikan diri, pihaknya saat ini telah mengantongi beberapa alamat termasuk alamat yang diberikan oleh tersangka LS.
“Kami melakukan pengejaran ke berbagai daerah sesuai alamat hasil interogasi dengan LS,” ujarnya. Adapun, untuk sementara ini LS terjerat pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (cr3/t)

#radarsukabumi.com

Related

KOTA DAN KABUPATEN 1540774791930356367

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item