3 Anggota Geng Motor XTC Dibekuk, 3 Lagi Masih Diburu



SUKABUMI – Tiga pelaku utama pengeroyokan terhadap tiga pengunjung Bandros Ata tepatnya di Jalan Gudang, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi yang dilakukan oleh geng motor XTC pada Minggu (1/11) lalu, akhirnya ditangkap anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi Kota.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman mengatakan, ketiga pelaku yang berhasil ditangkap yaitu G alias Gio (25), MH alias Utam (27), dan SH alias Ayip (18).
“Ketiganya merupakan anggota kelompok geng motor XTC,” ungkap AKBP Diki Budiman yang ditemui Radar Sukabumi di sela-sela ekspos di Mako Polres Sukabumi Kota, selasa (17/11) pukul 09.00 WIB.
Ketiganya ditangkap ketika berada di salah satu rumah tersangka di wilayah hukum Polres Sukabumi. Meski mereka telah ditangkap, aparat kepolisian masih memburu tiga pelaku lainnya yang juga anggota geng motor XTC.
“Total pelaku yang melakukan pengeroyokan semuanya ada enam orang, namun pelaku yang berhasil kita tangkap baru tiga orang, sisanya masih dalam pengejaran termasuk pelaku otak pengeroyokan ini,” ujarnya.
Masih kata Diki, peristiwa tersebut terjadi sekitar satu pekan lalu tepatnya, Minggu (1/11) pukul 04.00 WIB. Saat itu kelompok gang motor XTC sedang merayakan ulang tahun geng motornya di Vila Sudajaya, Cikole, Kota Sukabumi sekitar jam 03.30 WIB. Salah satu anggota kelompok yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO), mengajak anggota lainnya untuk konvoi mencari musuhnya yakni geng motor GBR.
“Berawal dari hunting cari geng motor musuhnya, tepat di kuliner Bandros Ata salah satu anggota menduga di tempat tersebut ada anggota geng motor GBR. Melihat itu, para anggota geng motor lainnya langsung berhenti dan menyuruh keenam anggotanya termasuk pelaku yang masih buron untuk mengeroyok para pengunjung di sana menggunakan senjata tajam,” jelas Diki.
Pada saat kejadian, tiga orang mengalami luka bacok cukup parah. Mereka adalah Edo, Ikbal, dan Siswanto. Namun, ketiga korban bukan anggota dari geng motor GBR.
“Intinya salah sasaran, padahal ketiga orang ini mereka warga biasa, bahkan satu orang dari Jakarta ikut juga menjadi korban pembacokan,” terangnya.
Adapun barang bukti yang diamankan saat ini adalah tiga lembar visum Et Refertum yang dikeluarkan oleh RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi atas nama ketiga korban. Sementara barang bukti berupa sajam, ketiga pelaku sudah membuang barang bukti tersebut.
“Senjata yang digunakan oleh pelaku mereka yaitu gir yang sudah dimodivikasi, satu buah samurai dan satu buah golok milik ketiga tersangka yang sudah ditangkap,” ulasnya.
Akibat dari perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Sementara itu, salah satu tersangka Yayan (25) mengaku merasa dendam dengan anggota geng motor GBR, pasalnya ia pernah dibacok oleh anggota geng motor tersebut.
“Dulu juga saya pernah dibacok di bagian punggung, makanya saya dendam sampai sekarang,” pungkasnya. (wdy/e)


#radarsukabumi.com

Related

KOTA SUKABUMI 59870860232060334

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item